Tampilkan postingan dengan label Roman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Roman. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 November 2013

Hikayat Kampung Mati: Marhalim Zaini



Judul: Hikayat Kampung Mati
Penulis: Marhalim Zaini
Penerbit: Adicita
Cetakan I: 2007
Kategori: Novel
Tebal: 140 hlm.
Kondisi: Baru
Harga: 35.000

“Api sedang menyala di matanya. Tak ada setetes pun air mata. Yang ada, hanya genangan sungai keruh, hitam, penuh lumpur, mengekal dan memberat dalam kelopak matanya. Meskipun kini, Lara sedang merasakan api itu kian menjalar ke seluruh tubuhnya. Kian hinggap, melumat setiap ratap. Tetapi, Lara tak kan membiarkan ia tumpah. Sekali saja tumpah, berarti ia telah kalah. Berkali-kali sebenarnya kekalahan datang padanya, dalam hidupnya, tetapi tak lantas membuatnya harus menyerah. Paling tidak, untuk saat ini, ia baru bisa melawan kekalahan itu dengan membendung gelombang pasang air mata yang membandang di dalam dirinya…”

Itulah salah satu kepedihan yang dihadirkan dalam Hikayat Kampung Mati. Sebuah novel yang mengangkat konflik dan nilai-nilai lokal dengan latar belakang Melayu ini begitu mengalir … seperti apa adanya. Cerita berlatarkan sebuah kampung di antara kebun karet ini mengangkat cinta kasih dua remaja: Lara dan Obi; yang dibumbui konflik-konflik sosial-individual yang memilkukan, menyayat hati. Cinta Lara dan Obi harus diuji dan diperjuangkan. Namun apa akhir dari kisah cinta keduanya? Dikatakan cinta keduanya terlarang … sebuah kenyataan yang teramat mengecewakan. Apa sebenarnya yang terjadi di balik cinta mereka?

Cut Nya Dien: Ragil Suwarna Pragolapati



Judul: Cut Nya Dien
Penulis: Ragil Suwarna Pragolapati
Penerbit: PT. Variasi Jaya
Cetakan I: 1982
Kategori: Roman
Tebal: 234hlm.
Kondisi: Stok Lama (cukup)
Harga: 27.000

Sejak tahun 1931, Belanda sudah co
ba-coba menggempur pesisir Aceh, dengan alasan memerangi kaum perompak yang merajalela di Selat Malaka. Bajak Laut Aceh memang giat merampas kapal-kapal Belanda. Bahkan Italia, Amerika, Inggris dan Portugis kerap kali mengadukan kerugiannya yang tiada terbilang, akibat keganasan bajak laut. Semakin kuat lagi alasan Belanda untuk menghambur-hamburkan meriam kapal ke daratan Aceh, masa itu.

Hubungan Aceh dan Belanda sudah lama tegang dan memburuk, akibat bentrokan senjata yang terjadi berulangkali. Ketika pecah Perang Dipanegara di Jawa, pihak Aceh pun sudah tegas-tegas memusuhi Kompeni. Kemudian hari, Belanda tahu, di Aceh banyak orang-orang Nias dipekerjakan di ladang-ladang, sawah dan perkebunan, maka atas nama alibi membasmi perbudakan, Kompeni berbentrok dengan Aceh lagi. Kepulauan Nias diduduki, Sultan Aceh digertak. Sumatera yang baru saja lepas dari jajahan Inggris tahun 1824, buru-buru hendak dicaplok Belanda. Daerah-daerah Andalas lain sudah takluk, tinggal Aceh yang membangkang.

Kamis, 21 November 2013

Sebuah Rumah untuk Tuan Biswas: V.S. Naipul



Judul: Sebuah Rumah untuk Tuan Biswas
Penulis: V.S. Naipul
Penerbit: Jalasutra
Cetakan I: 2003
Tebal: 689 hlm.
Kategori: Novel
Kondisi: Bekas (cukup)
Harga: 60.000

Sebuah Rumah untuk Tuan Biswas, yang terbit pada tahun 1961, disebut-sebut sebagai masterpiecenya V.S. Naipul oleh para kritikus dan kini terjemahannya ada di tangan Anda. Buku tebal ini sekaligus merupakan karya Naipul pertama dalam terjemahan bahasa Indonesia. Novel seorang lelaki keturunan India yang hidup di Trinidad. Tak jauh dari kenyataan hi
dup keluarga penulisnya. Tokoh protagonisnya, Mohun Biswas, mengambil model ayah V.S. Naipul.
***
“Membaca novel ini, sesungguhnya khalayak pembaca sastra kita diajak untuk menatap wajah kita sendiri. Trinidad tak jauh beda dengan negeri kita yang juga tengah menjadi dan TuanBiswas bisa jadi adalah salah seorang dari kita sendiri: manusia biasa yang mencoba mencari jawaban dalam dunia yang galau dan berupaya menghidupi hidup dengan sebuah mimpi.”

Perjalanan Anak Bangsa



Judul: Perjalanan Anak Bangsa
Penyunting: Aswab Mahasin – Ismed Natsir – Thamrin Hamdan
Penerbit: LP3ES
Cetakan I: 1982
Kategori: Antologi 18 kisah nyata
Kondisi: Stok Lama (cukup)
Harga: 40.000

“Saya kira jarang terdapat di Indonesia suatu kumpulan pengungkapan jiwa dan pengalaman pribadi seperti yang sekarang terkumpul. Cerita-ceritanya sering sangat mengharukan. Bahkan saya hampir berani mengatakan bahwa hanya dengan beberapa pengecualian saja, berbagai karangan di sini lebih kuat dari banyak karangan sastra Indonesia modern. Biarpun gaya literairnya tidak tinggi, namun kemampuannya untuk menimbulkan rasa haru dan untuk menghanyutkan si pembaca ke dalam arus kejadian dan perasaan yang digambarkan, karangan-karangan itu merupaka–Soedjatmoko
n documente humaine.”

Ratapan Tanah Air: Alan Paton



Judul: Ratapan Tanah Air
Penulis: Alan Paton
Penerjemah: Gajus Siagian
Penerbit: Sinar Harapan
Cetakan II: 1971
Kategori: Novel
Kondisi: Stok Lama(cukup)
Harga: 40.000

Ratapan Tanah Air, novel dari tahun 1948 ini paling lama dikenang orang. Bukan hanya karena kesempurnaannya mengikuti pola-pola cara penulisan novel modern…. Novel ini berdiri sendiri, ditulis dengan gaya tersendiri…

Suatu kisah yang amat mengharukan dan menggetarkan jiwa, sebuah wahyu, sebuah mazmur yang telah menawan hati seluruh Afrika, bahkan seluruh dunia. Belum pernah ada buku seperti ini yang begitu menawan hati dan bersifat universal…..

Setahun kemudian setelah penerbitannya yang pertama tahun1948, buku ini telah mengalami cetak ulang kesebelas. Sampai tahun 1959 di Amerika Serikat saja telah terjual habis 2.000.000 copies…. –Lewis Gannett

Selama lebih 40 tahun terakhir ini berita-berita mengenai perjuangan kemerdekaan di Afrika Selatan memenuhi halaman-halaman surat kabar sedunia. Apa sebenarnya yang terjadi di sana? Novel Ratapan Tanah Air ini akan memberi jawabannya.

Keserakahan orang kulit putih tidak terbatas hanya menguasai pertambangan dan industri, tetapi juga merebut tanah-tanah pertanian yang terbaik. Petani-petani kulit hitam terdesak dan terjadilah pengrusakan tanah dan lingkungan hidup. Karena makin ciutnya tanah yang dimiliki orang kulit hitam, urbanisasi semakin hebat. Ini strategi kulit putih, untuk memperoleh tenaga buruh murah. Pelacuran, minuman keras dan perjudian digalakkan, yang menghancurkan sendi-sendi tradisi dan adat istiadat masyarakat bangsa kulit hitam.

Buku ini mengungkapkan kelicikan-kelicikan dan kejahatan-kejahatan kulit putih di Afrika Selatan, sekaligus juga tentang …. ‘kebaikan-kebaikannya’.