Kamis, 21 November 2013

Kembang Gunung Purei: Lan Fang



Judul: Kembang Gunung Purei
Penulis: Lan Fang
Penerbit: Gramedia
Cetakan I: 2005
Kategori: Cerpen
Kondisi: Bekas (cukup)
Harga: 15.000

Demi ambisi Nanang Syam mengorbankan rencana perkawinannya dengan Ida, tunangannya, untuk menjalankan kontrak penebangan Hutan Bumban selama dua tahun. Tanpa disangka, ia mendapatkan kecelakaan sehingga harus kehilangan pergelangan tangan kanannya.

Ida akhirnya membatalkan pertunangan mereka.

Dalam kesedihan dan patah semangat, Nanang Syam justru bertemu Bua, seorang gadis Dayak Ngaju, dari dusun di pedalaman Gunung Purei. Dengan ketelatenan Bua, Nanang Syam perlahan-lahan menemukan harapan dan jati dirinya kembali.

Namun Ida mengalami kecelakaan dan ayah Nanang meminta putranya untuk menjalin hubungan kemali dengan Ida. Di satu sisi, Nanang masih menyimpan rasa terhadap Ida. Tetapi di sisi lain, ia juga amat mengasihi Bua, yang saat itu telah mengandung anaknya. Cinta masa lalu dan masa depan membuat Nanag Syam terombang-ambing dalam pilihannya.

Revolusi Waktu: Jonathan Dunn



Judul: Revolusi Waktu
Penulis: Jonathan Dunn
Penerjemah: Markus Budiraharjo
Penerbit: Almeta
Cetakan I: 2007
Kategori: Novel Perjalanan
Kondisi: Stok Lama (cukup)
Harga: 20.000

Jehu, seorang pilot pesawat tempur yang sedang bertugas di atas pantai Cina, tiba-tiba harus mendarat darurat di suatu pulau kecil.

Perang besar yang melibatkan semua senjata pemusnah termasuk bom nuklir telah meluluhlantakkan semuanya. Jehu beruntung, berada di tempat yang aman dari radiasi karena di sana hidup insekta kecil yang mencerna sampah nuklir dan menetralisirnya.

Masalah muncul ketika dia bertemu dengan 2 kelompok makhluk yang saling bermusuhan. Kanitaur dan Zard. Kedua kelompok makhluk ini—mutan dari manusia—sama-sama percaya bahwa nubuat tentang saudara penyelamat ada dalam diri Jehu. Jehu dipercaya bisa membawa kemenangan dan kejayaan bagi kelompok mereka. Ditulis dalam gaya bertutur “aku,” cerita petualangan yang luar biasa ini sarat dengan nilai perjuangan, kejujuran, dan kesetiakawanan.

Yang juga menarik adalah manuskrip untuk buku ini ditemukan di dalam sebuah kotak batu yang usianya sudah sangat tua di sebuah pulau di Samudra Pasifik. Isi dari catatan aslinya ditulis dalam Bahasa Latin Kuno.

Lukisan Kaligrafi: A. Mustofa Bisri



Judul: Lukisan Kaligrafi
Penulis: A. Mustofa Bisri
Penerbit: Kompas
Kategori: Kumpulan Cerpen
Kondisi: Baru
Harga: 30.000
                 
“Kalau pengajian-pengajian itu jelas pengaruhnya pada jamaah si tidak masalah. Ini tidak. Pengajian-pengajian yang begitu intens dan begitu tinggi volumenya itu sepertinya hanya masuk kuping kanan dan langsung keluar lagi kuping —Amplop-amplop Abu-abu
kiri. Tak membekas. Buktinya mereka yang bakhil ya tetap bakhil; yang bebal terhadap penderitaan sesama juga tidak kunjung menjadi peka; yang suka menang-menangan ya tidak insyaf. Pendek kata seolah-olah kita tidak ada korelasi antara pengajian dengan mental mereka yang diberi pengajian”

Roman Klasik Tiongkok: Sie Jin Kwie Berperang ke Barat (Buku II)


Judul: Sie Jin Kwie Berperang ke Barat (Buku II)

Penulis: Tio Keng Jian & Lo Koan Chung

Penerbit: Marwin

Cetakan I: 1993

Kategori: Roman Klasik

Kondisi: Stok Lama (cukup)

Harga: 20.000



Buku Sie Jin Kwie Berperang ke Barat ini mengisahkan pengalaman Sie Teng San, putera Sie Jin Kwie dalam memerangi negeri sebelah barat Tiongkok.



Dalam kisah pertempuran hebat antara tentara Tong dan negeri See-liang ini, Sie Teng San bertemu dengan Hoan Lee Hoa, puteri negeri See-liang yang gagah berani dan memiliki po-pwee atau senjata wasiat.



Tapi karena jatuh cinta pada Sie Teng San, akhirnya Hoan Lee Hoa harus berperang melawan Souw Po Tong, Jenderal perang dari negeri See-liang.



Kisah cinta Hoan Lee Hoa dengan Sie Teng San yang unik, bahkan karena Sie Teng San kalah dalam ilmu kesaktian, dia pernah sebanyak tiga kali berjanji akan menikahi Hoan Lee Hoa, namun tiga kali pula Sie Teng San mengingkarinya.



Buku ini merupakan kelanjutan dari Sie Jin Kwie Berperang ke Korea (Timur) yang telah tamat, dalam buku ini senjata ajaib dan menakjubkan melawan senjata ampuh lawan yang canggih.



Apakah tentara Kerajaan Tong akan memenangkan peperangan di See-liang? Bagaimana nasibSie Jin Kwie selanjutnya? Jadikah Sie Teng San dengan Hoan Lee Hoa bisa terlaksana?



Semua ini hanya isa dijawab dalam buku Sie Jin Kwie Berperang ke Barat ini.

Roman Klasik Tiongkok: Sie Jin Kwie Berperang ke Korea (Buku I)


Judul: Sie Jin Kwie Berperang ke Korea (Buku I)
Penulis: Tio Keng Jian & Lo Koan Chung
Penerbit: Marwin
Cetakan I: 1993
Kategori: Roman Klasik
Kondisi: Stok Lama (cukup)
Harga: 20.000

Sie Jin Kwie berperang ke Korea ini merupakan roman klasik Tiongkok yang telah menjadi legenda bagi rakyat Tiongkok. Kisah ini dapat dikatakan roman sejarah sebab roman ini berlatar belakang dinasti Tong.

Kisah ini menceritakan tentang ambisi Kaisar Tong Thay Cohong atau Lie Sie Bin untuk menaklukkan bangsa Ko-le-kok. Dalam mewujudkan cita-citanya ini Lie Sie Bin dibantu oleh Sie Jin Kwie yang ditemuinya di dalam mimpi.

Jika orang berbicara tentang Sie Jin Kwie, orang pasti akan teringat pada seorang yang makannya banyak dan kerjanya sangat kuat. Dengan tenaganya yang besar Sie Jin Kwie dengan mudah dapat mengalahkan lawan-lawannya.

Sie Jin Kwie berperang ke Korea ini mengisahkan tentang petualangan Sie Jin Kwie menaklukkan Ko-le-kok. Dalam melaksanakan tugasnya ini Sie Jin Kwie dibantu oleh delapan saudara angkatnya. Selain menghadapi Kay Souw Bun, panglima bangsa Ko-le-kok yang tangguh, Sie Jin Kwie juga harus menghadapi rasa takutnya karena diperdaya oleh Thio Su Kwie yang mengatakan bahwa Sie Jin Kwie sedang dicari-cari Kaisar Tong Thay Chong karena dianggap hendak memberontak. Dengan ketakutan Sie Jin Kwie ini Thio Su Kwie terus mengkorup semua jasa Sie Jin Kwie dengan mengatakan bahwa semua jasa yang telah dibuat oleh Sie Jin Kwie adalah jasa menantunya, Ho Cong Hian. Bagaimanakah nasib Sie Jin Kwie selanjutnya? Kisah ini dapat Anda nikmati dalam buku ini.